Ada Musik Indie Ada juga Game Indie, Inilah Daftar Game Indie di Steam 2021

Istilah indie dipakai untuk menyatakan bahwa sebuah karya ini berdiri sendiri atau independen. Dalam game sendiri dari segi visual dan presentasi, mungkin game indie tak dapat tawarkan yang terbaik karena keterbatasan dana. Namun scene indie menjadi tempat dimana banyak inovasi dan mekanik unik tercipta melihat mereka tidak punya shareholder yang marah apabila game tak laku serta mereka juga harus selalu tampil beda untuk menarik perhatian gamer.

2021 mungkin terkesan tidak begitu “ramai” sejauh ini, namun masih ada game indie asik yang mungkin telah kamu lewatkan atau juga pernah mendengarnya tetapi belum sempat memberikannya kesempatan. Inilah daftar 9 game indie keren yang mungkin belum kamu coba dan kamu harus.

 

  1. Loop Hero

Loop Hero merupakan game dungeon crawler dicampur dengan elemen kartu, autobattler dan juga roguelite. Premisnya ialah kamu ialah seorang dungeon master yang harus membuat dungeon sebaik mungkin agar sang petualang dapat melakukan progres sejauh mungkin. Namun tantangannya ialah kamu diberi deretan kartu yang sifatnya hanya memberi tantangan kepada si petualang, tetapi menjadi satu-satunya sumber untuk dapatkan material, senjata, level, dan lain-lain.

Saat mencapai threshold tertentu, kamu nantinya akan melawan bos dan kamu mau tak mau harus sudah siap mau itu dari segi item atau juga kartu. Apabila kamu mati, kamu akan dibawa kembali ke hub dan mengulan proses dari nol. Game ini sangatlah adiktif dan mungkin menjadi game yang bisa kamu mainkan sambil multitask mau itu mengetik, mengedit sesuatu, atau juga bermain game lain.

 

  1. Curse of the Dead Gods

Kenal Hades, game aksi dari Supergiant Games yang menang banyak penghargaan di tahun lalu? Kini andaikan game tersebut tetapi ditambah dibuat karaktermu lebih menderita lagi tiap memasuki dungeon baru. Itu lah Curse of the Gods.

Secara keseluruhan, Hades masih menjadi game yang lebih baik, namun tak berarti game dari Passtech Games ini tidak layak dimainkan. Game tawarkan aksi yang adiktif, menantang, dan penuh dengan variasi di tiap memasuki dungeon. Apabila kamu telah selesaikan Hades dan ingin mencari game serupa, game ini tentu menjadi calon kuatmu.

 

  1. Gunfire Reborn

Ya, maaf satu lagi game roguelite. Tapi bayangkan saja Borderlands dicampur dengan elemen random dari roguelite. Dengan premis sederhana tersebut, Gunfire Reborn tawarkan gameplay yang asik dengan sistem progres yang membuatmu ingin coba lagi dan lagi setelah percobaan sebelumnya gagal. Game ini sekarang masih dalam tahap early-access, tetapi sudah bisa dikatakan banyak konten di dalamnya ditambah lagi versi 1.0 akan meluncur tahun ini.

Game juga dapat dimainkan bersama 3 orang teman bagi kamu yang ingin uji siapa yang dapat build paling OP di sepanjang playthrough.

 

  1. Before Your Eyes

Before Your Eyes menjadi game yang butuh webcam, membuat game ini mungkin tidak dapat diakses semua orang. Namun premisnya sangatlah unik. Game ini menceritakan sekuens cerita tentang kenangan sang karakter utama. Namun apabila kamu mengedipkan mata (di dunia nyata dan terdeteksi webcam), sekuens tersebut akan berakhir dan lanjut ke adegan selanjutnya.

Secara teknis memang benar apabila game ini lebih seperti menonton film, akan tetapi cerita yang diberikan ialah cerita yang menusuk hati dan dipresentasikan dengan cara yang sangat efektif dan unik, sulit untuk tidak merekomendasikannya. Tak hanya Before Your Eyes membuat matamu berair karena usaha untuk tidak mengedip sama sekali, tetapi juga karena kisah emosional yang diperlihatkan.

 

  1. Death’s Door

Death’s Door ialah game yang memadukan eksplorasi ala Zelda klasik dengan sedikit elemen Soulslike lewat sistem checkpoint dan boss-nya. Game garapan Acid Nerve yang berisikan hanya 2 orang ini tawarkan gameplay eksplorasi dan combat yang menyenangkan, desain level yang rapi, artstyle yang menarik, serta karakter yang penuh akan cerita menariknya masing-masing.

Game ini disebut sebagai calon kuat Indie of the Year tahun ini, dan saya rasa itu tidaklah berlebihan sama sekali.

 

  1. Boomerang X

Pernahkah kamu merasa bosan bermain game FPS dengan senjata api? Bagaimana jika kamu bermain senjata yang jarang dipresentasikan dalam genre ini seperti boomerang? Boomerang X menjadi pilihan yang cocok. Boomerang X ialah movement shooter dalam arti kamu akan selalu bergerak lincah sana sini untuk dapat terus bertahan hidup. Senjata utamamu? Sudah dijelaskan di judul.

Namun yang membuat game ini sangatlah menarik tidak terbatas pada senjatanya saja tetapi juga desain level yang penuh vertikal, gameplay cepat yang lengkap dengan slow-motion, dan gaya visual yang penuh artistik. Apabila kamu tidak mudah kena motion sickness, game dari DANG! ini wajib untuk dicoba.

 

  1. ENDER LILIES: Quietus of the Knights

Penggemar Hollow Knight dan semakin menjadi hollow menunggu Silksong? Maka game satu ini mungkin dapat menjadi alternatif.

Ender Lilies ialah game metroidvania dengan kontrol responsif, desain dunia yang menarik, musik yang banger, dan juga jalan cerita yang mungkin kesannya sederhana namun dipresentasikan dengan sangat baik.

 

  1. Chicory: A Colorful Tale

Chicory: A Colorful Tale merupakan game petualangan fokus naratif dimana premisnya ialah kamu dapat melukis dan mewarnai dunia di game tak hanya untuk menyelesaikan puzzle, tetapi juga untuk memberinya karakteristik sesuai keinginanmu.

Game ini dilukis dengan cerita fantasi yang tak hanya humoris tetapi juga emosional, ditambah dengan deretan karakter menarik yang memiliki dialog menyenangkannya masing-masing. Apabila kamu mencari yang memberi kesan santai dan nyaman, Chicory menjadi salah satu rekomendasi.

 

  1. Skul: The Hero Slayer

Banyak orang membandingkan Skul dengan Dead Cells karena gaya visualnya, belum lagi dengan si undead benar-benar muncul ke dalam game. Tetapi itu merupakan asumsi yang sangat salah. Memang dari segi fondasi kedua game ialah roguelite dengan elemen metroidvania ringan, namun fokus gameplay game sangatlah berbeda.

Ketika Dead Cells fokus pada gameplay cepat dan membangun kombo dari tiap input kontrol senjata dan gadget, Skul lebih fokus pada membangun kombinasi “topeng” yang perannya mungkin bisa dibilang gonta-ganti karakter di Genshin Impact dan item pasif untuk menciptakan build se-OP mungkin.

Game ini akan membosankan apabila dimainkan dengan sekedar pukul-pukul musuh saja sampai darahnya nol. Adiksi ini game datang dari kamu mengeksploitasi sebisa mungkin semua stats dari tiap item yang kamu temukan dan memadukannya sambil gonta-ganti topeng untuk hasilkan damage tertinggi.

 

Game-game tersebut sangat playable dan cocok banget killing time di sela-sela rutinitas. Game indie menawarkan konsep sederhana tapi tetap menunjukk kualitas terbaiknya dari segi cerita ataupun gameplay. Singkatnya game indie tercipta sebagai pembeda dari game-game yang sudah beredar. Bagaimana gamers, adakah yang menarik minat kalian? Kalau admin ada yang terlewat atau pgamers punya saran lain silakan komen di bawah.